Tahap Akhir Pembuatan Sabun Dan Praktik Mencuci Tangan

Tahap Akhir Pembuatan Sabun Dan Praktik Mencuci Tangan

 

Foto bersama Adik-Adik TBM Kolong (dok. Liza)

Haloo Sobat BUN! Bagaimana nih kabarnya? Semoga kalian sehat-sehat selalu yaa. Setelah minggu lalu kita melakukan kegiatan BUN di Sahabat Jendela Impian, pada Minggu ini atau lebih tepatnya pada tanggal 4 September 2022. Kegiatan BUN dilaksanakan di TBM Kolong, tentu pastinya tak kalah seru dari kegiatan-kegiatan sebelumnya. Pasti kalian penasaran kan kegiatan apa yang dilakukan Kakak-Kakak dari BUN bersama Adik-Adik binaan TBM Kolong? Yuk simak artikel ini sampai habis yaa!

Sebelumnya Sobat BUN masih ingat gak beberapa Minggu lalu kegiatan apa yang dilakukan Kakak-Kakak dari BUN di TBM Kolong? Yap, betul sekalii yaitu menjelaskan tentang pentingnya menjaga kebersihan pada diri sendiri dan lingkungan. Selain menjelaskan materi-materi, beberapa minggu lalu kita juga melakukan praktik membuat sabun loohhh bersama Adik-Adik TBM Kolong. Tentunya sabun tersebut terbuat dari bahan-bahan yang praktis dan aman untuk kita gunakan sehari-hari, bahan-bahan utamanya yaitu minyak (Coconut Oil), aquadest, dan soda api. Buat Sobat BUN yang penasaran dengan cara pembuatan sabunnya, kalian bisa membaca artikel sebelumnya yaa!!



Pembukaan oleh MC (dok. Liza)

Jadi kegiatan kita kali ini merupakan tahap akhir dari proses pembuatan sabun. Namun sebelum itu, kita melakukan review materi dengan Adik-Adik TBM Kolong yang dipandu oleh Kak Farah dan Kak Maul. Pada saat review materi, antusias Adik-Adik TBM Kolong sangat tinggiii sekali. Mereka masih ingat dengan jelas loohh materi apa saja yang sudah diajarkan kakak-kakak dari BUN saat awal pertemuan sampai materi terakhir, mulai dari materi Hewan, Tumbuhan, serta Kebersihan Diri dan Lingkungan. Wahh, Sobat BUN keren sekali ya adik-adik TBM Kolong!!

 

Review materi oleh Kak Farah dan Kak Maul (dok. Liza)

Lalu setelah review materi, adik-adik dibagi menjadi 4 kelompok untuk pembagian sabun. Pada saat pembagian kelompok ini, adik-adik TBM Kolong sudah gak sabar bangett nih buat lihat hasil jadi sabun yang sudah mereka buat beberapa minggu lalu. Sobat BUN tau gak nih kira-kira berapa lama adonan sabun yang telah dibuat kemarin membeku? Adonan sabun yang sudah dibuat kemarin dapat membeku sekitar 1-2 hari, wah cepat dan mudah sekali ya proses pembuatannya. Namun setelah adonan sabun membeku harus melalui tahap curing selama 2-4 minggu. Tujuan dilakukan tahap curing adalah untuk menghilangkan sisa-sisa alkali bebas yang masih terkandung didalamnya. Nahh kemudian setelah tahap curing selesai barulah sabun dapat dipotong dan dikemas. Karena menggunakan benda tajam, proses pemotongan sabun dilakukan oleh kakak-kakak pengajar, kemudian setelah dipotong adik-adik TBM Kolong mengemas sabun nya masing-masing dan diberi sticker agar terlihat cantik.

Dari tadi kita sudah membahas nih tentang sabun yang dibuat oleh Adik-Adik TBM Kolong. Tapi sebenarnya Sobat BUN tau gak sih apa manfaat dari sabun itu sendiri? Kalau belum tau, ayooo merapattt!! Jadi karena bahan utama sabun ini adalah Coconut Oil, sabun yang dihasilkan ini akan menghasilkan busa yang lebih banyak daripada sabun yang dibuat dengan bahan dasar Palm Oil, selain itu sabun berbahan Coconut Oil bersifat lebih membersihkan, dan karena sabun yang kita buat diolah dari bahan-bahan yang alami oleh karena itu, sabun ini menjadi sabun yang ramah lingkungan. Selain itu bahan-bahannya pun mudah ditemukan disekitar kita, jadi Sobat BUN bisa bangett nihh coba buat sabun sendiri di rumah masing-masing!!

            Sobat BUN masih ingat tidak berapa banyak penggunaan Coconut Oil, Soda api, dan aquadest yang kita gunakan kemarin?? Yapp betul bangett! Kita menggunakan Coconut Oil sebanyak 900 gram, Soda api sebanyak 128 gram, dan aquadest sebanyak 360 gram. Satuannya gram yaa sobat, jangan sampai salah menimbang. Dan yang perlu diingat sobat! Untuk pembuatan sabun ini, berbeda jenis minyak yang digunakan maka berbeda juga kuantitas penggunaan lye solution-nya. Untuk mengetahui ketepatan takaran penggunaan bahan-bahan nya, sobat BUN bisa menggunakan Lye Calculator yang dapat diakses melalui www.brambleberry.com . Wahhh canggih banget yaa! Yukk sama-sama kita manfaatkan teknologi yang ada untuk menciptakan produk ramah lingkungan!

 

 
Proses pemotongan dan packing sabun (dok. Liza)

Yahh kak sudah selesai yaa kegiatan hari ini? Eitsss, belum selesai dongg keseruan kita kali ini. Wahh mau ngapain lagi nihh kira-kiraa?? Hihiii penasaran yaaa… Sekarang saatnya kita membuktikan bahwa sabun yang telah dibuat adik-adik TBM Kolong benar-benar menjadi sabun seperti pada umumnya, yaitu menghasilkan busa. Jadii langsung aja yukk kita praktik mencuci tangan! “Wahh iya kak beneran berbusa sabunnya!” kata beberapa adik-adik TBM Kolong saat sedang mencuci tangan. Selain mendapatkan materi tentang Kebersihan Diri dan Lingkungan, Adik-Adik TBM Kolong juga bisa mempraktikannya dengan belajar mencuci tangan yang baik dan benar. Sobat BUN sendiri tau gak cara mencuci tangan yang baik dan benar? Jangan mau kalah nih sama Adik-Adik TBM Kolong hehehe.

 

 
Praktik mencuci tangan (dok. Liza)

Setelah praktik mencuci tangan, Adik-Adik dikumpulkan kembali untuk mendengarkan sambutan dari Kak Indra selaku Ketua Divisi Dikbang Himbio Oryza Sativa, kemudian Ketua TBM Kolong yaitu Kak Anisa, dan yang terakhir sambutan dari Ibu Narti Fitriana, M. Si. selaku Sekretaris Program Studi Biologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sekaligus penyerahan sertifikat, kenang-kenangan dan bingkisan dari BUN untuk TBM Kolong.

 

 
Penyerahan kenang-kenangan dan bingkisan (dok. Liza)

     Wahh tak terasa yaa sudah banyak kegiatan yang kita lakukan bersama Adik-Adik TBM Kolong hari ini. Bagaimana nih Sobat BUN seru sekali kan kegiatan-kegiatan kami bersama Adik-Adik TBM Kolong dan Sahabat Jendela Impian. Namun Sobat BUN, ada pertemuan pasti ada perpisahan. Sayang sekali Minggu ini adalah rangkaian terakhir dari perjalanan BUN yang telah kita lalui selama 7 pertemuan. Tapii, perpisahan bukanlah alasan bagi kita untuk saling melupakan. Semoga segala ilmu yang telah disampaikan dapat diterapkan dalam kehidupan oleh adik-adik binaan SJI dan TBM Kolong juga sobat BUN sekalian. Jangan sedihh yaa sobat! BUN pasti akan kembali untuk selalu menebar ilmu dan pembelajaran yang seru juga bermanfaat. Jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan diri dan alam sekitar. Sampai jumpa tahun depan!!! Satukan Asa, Lestarikan Alam Bersama Anak Bangsa!!!

 

Foto bersama dengan Adik-Adik TBM Kolong (dok. Liza)

 

Penulis:

Eka Sri Wahyuni

Mengenal Makanan Sehat Dan Nutrisi Yang Seimbang

Mengenal Makanan Sehat Dan Nutrisi Yang Seimbang

 

Potret adik-adik SJI (dok. Luthfia)

Haloooo, Sobat BUN! Siapa nihh yang penasaran sama kegiatan BUN tiap minggunya?? Yeayy senang rasanya bisa bertemu lagi dengan adik-adik SJI pada tanggal 28 Agustus 2022. Hari ini kita mau belajar apa yaa? Sobat BUN bisa tebak gak nihh??. Yappp betull sekalii! Pada pertemuan kali ini, adik-adik SJI akan belajar tentang makanan dan nutrisi. Kenapa sihh kak kita perlu makan? Apa hanya sekedar menghilangkan lapar??. Wahh penasaran yaa… makanya yukk, langsung aja kita simak ceritanya!

Kegiatan dimulai pukul 10.00 WIB yang diawali dengan pembukaan oleh kak Maul dan kak Adisti, selaku MC. Setelah itu, kami berdo’a bersama. Nahh seperti biasanya, adik-adik SJI dibagi menjadi 2 kelompok kecil yang nantinya masing-masing kelompok tersebut akan didampingi oleh beberapa kakak pengajar. Tapii sebelum membagi kelompok, adik-adik SJI diajak bermain Opposite games untuk melatih konsentrasi agar lebih siap memahami materi yang diberikan nantinya. Wahh, seru banget looohh sobat!. Setelah dibagi menjadi 2 kelompok, adik-adik langsung berkumpul bersama kakak pengajarnya. Sub-materi nya adalah mengenal makanan dan nutrisi. Sobat BUN, siapa yang tidak tahu dengan makanan? Dan nutrisi? Ya, keduanya sangatlah berkaitan erat. Oleh karena itu, kita harus mengenal lebih dalam apa saja manfaat, dan macam-macam dari makanan dan nutrisi itu sendiri, sobat BUN.


Baca Juga: Praktik Menanam Kangkung Dengan Wick System



Pembukaan oleh MC (dok. Luthfia)

Seperti yang kita ketahui, makanan adalah sesuatu yang dapat menjadi sumber energi dan berbagai zat gizi untuk mendukung hidup manusia. Lalu apakah makan dapat dibedakan dalam beberapa jenis? Yappp, makanan dapat dibedakan dalam 3 jenis, yaitu makanan pokok, sayur dan buah, lauk pauk. Makanan pokok adalah makanan utama yang dimakan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari, seperti: nasi, gandum, ubi dan masih banyak lagi. Sedangkan sayur dan buah adalah makanan yang mengandung banyak vitamin. Lauk pauk adalah makanan pendamping yang berguna untuk menambah selera makan dan tentunya juga sehat untuk tubuh karena mangendung banyak protein, contohnya: tempe, tahu, telur, daging.

Lalu apa siihh nutrisi itu? Seperti yang kita tahu nutrisi adalah komponen penting yang menunjang proses tumbuh kembang. Jadi, apakah kita harus makan makanan yang bergizi? Wahh tentunya kita harus makan makanan yang bergizi agar tubuh kita memiliki nutrisi yang cukup, membantu pertumbuhan dan pastinya agar mencegah gizi buruk. Sebelumnya, siapa yang pernah mendengar istilah “4 Sehat, 5 Sempurna”? Tentunya istilah “4 Sehat, 5 Sempurna” sudah tidak asing lagi bagi kita yaa sobat BUN!. Apa aja sih yang terkandung dalam 4 Sehat, 5 Sempurna? Yap, betul sekali. Di dalamnya terdiri dari Karbohidrat, Protein, Lemak, Vitamin, dan Mineral. Karbohidrat Bermanfaat sebagai sumber energi, Karbohidrat banyak terkandung pada makanan pokok, seperti: nasi, kentang, roti, sagu, gandum, dsb. Protein bermanfaat dalam menunjang pertumbuhan tubuh, membangun otot serta memperbaiki sel-sel yang rusak. Protein terdiri dari protein hewani yang berasal dari hewan seperti: daging, telur, dll. Ada juga protein nabati, yang berasal dari tumbuhan, seperti kacang-kacangan. Lemak bermanfaat sebagai sumber energi cadangan dan melarutkan vitamin, Lemak terdapat pada keju, minyak, mentega, dll. Vitamin adalah nutrisi tambahan yang diperlukan oleh tubuh untuk menunjang kinerja tubuh, vitamin terdiri dari beberapa jenis loooh sobat! Ada vitamin A, B, C, D, E, K dll. Nahh dari masing-masing jenisnya terdapat manfaat yang berbeda untuk tubuh kita, Wahh menarik sekali yaaa. Vitamin banyak terkandung pada buah dan sayuran lohh sobat!! Jadi jangan lupa untuk sering-sering mengonsumsi buah dan sayur yaa!. Dan mineral bermanfaat membantu proses pertumbuhan dan perkembangan tubuh, Mineral terdapat pada susu, sari kedelai, dsb.

 

Baca Juga: Praktik Membuat Handmade Soap


 

Pemaparan materi oleh kakak pengajar (dok. Luthfia)

Gimana nihh? Sekarang sudah paham kan apa itu makanan dan nutrisi serta manfaatnya untuk tubuh kita? Jadi, setelah ini diharapkan adik-adik SJI dan sobat BUN semua dapat menerapkan pola makan yang sehat dengan konsumsi makanan bergizi yang nutrisi nya sangat baik untuk tubuh. Rafael (salah satu adik SJI) bilang “Jangan kebanyakan makan mie, nanti usus nya sakit” waahh hebat yaa adik-adik SJI bahkan sudah tau bahaya mengonsumsi makanan instan. Setelah penyampaian materi mengenai makanan dan nutrisi, kita lanjut bermain games bersama nih Sobat BUN! Games ini di lakukan secara perkelompok, dan di dalam games tersebut kakak-kakak pengajar memastikan adik-adik SJI memahami materi pembelajaran dengan baik, kami bermain kotak pos dan memberi pertanyaan seputar materi makanan dan nutrisi. Adik-adik SJI dapat menjawab pertanyaan dengan baik loohh sobat!

Apakah setelah itu kegiatan BUN selesai? Tentu belum dong! Kami diberi sebuah kertas origami yang berbentuk jari tangan oleh kakak-kakak. Untuk apa yaa kertasnya?? Ternyata kertas tersebut harus ditulis oleh adik-adik SJI nih! Adapun yang harus ditulis adalah nama beserta dengan cita-cita mereka. Setelah selesai menulis, adik-adik SJI menempel nya dalam kertas karton yang telah disediakan. Menarik sekali bukan, Sobat BUN! Ada yang ingin menjadi polisi, dokter, TNI, guru dan cita-cita hebat lainnya. Semoga cita-cita mereka bisa tercapai yaa sobat! Aamiin…


 
Menulis nama dan cita-cita (dok. Luthfia)

Setelah menulis dan menempel nama dan cita-cita, adik-adik SJI berkumpul kembali untuk mendengarkan sambutan penutup dari Kak Farah selaku ketua pelaksana BUN tahun ini, serta di lanjut dengan Kak Raihan selaku Ketua Sahabat Jendela Impian, dan yang terakhir penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan dari BUN untuk SJI. Setelah penyerahan kenang-kenangan dan penutupan, adik-adik SJI berbaris memanjang sambil bermain ‘ular naga’ bersama-sama. Dan pada saat itu di bagikan sebuah bingkisan secara bergantian. Setelah seluruh adik-adik SJI mendapatkan bingkisan, kami berfoto bersama-sama dengan menampilkan senyum terbaik.


Baca Juga: Membuat Kertas Daur Ulang


 
Penyerahan sertifikat dan kenang-kenangan kepada SJI (dok. Lutfia)

Wahhh!! Gimana,sobat BUN? Seru banget kan kegiatan kami bersama adik-adik SJI. Tak terasa yaa sobat, pertemuan kita dengan adik-adik SJI telah usai. Suatu pengalaman yang tidak akan terlupakan dalam benak hati dan pikiran. Semoga segala ilmu dan pembelajaran dapat bermanfaat dan diterapkan dalam kehidupan. Eittss tapi jangan sedih sobat! Kita masih bisa berjumpa minggu depan bersama adik-adik binaan TBM Kolong. Penasaran kann gimana keseruannya!! Stay tuned terus yaaa sobat BUN, dan jangan lupa untuk selalu menjaga kesehatan dan kelestarian alam kita! Sampai jumpa pekan depan!


Penulis:

Wulan Putri Dina Lestari

 

 



Praktik Membuat Sabun Dalam Rangka Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

Praktik Membuat Sabun Dalam Rangka Menjaga Kebersihan Diri dan Lingkungan

 
Potret keseruan saat praktik membuat sabun (dok. Fathya)

        Hai haiii Sobat BUN! Gimana kabarnya nih? Semoga sehat dan baik selalu yaaa! Setelah dua minggu tidak berjumpa, akhirnya BUN Kembali lagi nih sobat! Tepatnya pada tanggal 21 Agustus 2022 kemarin! Oh iya, beberapa hari yang lalu kan kita merayakan 17 Agustus-an yaa, Sobat BUN disini ikut lomba apa aja nih? Pasti seru banget yaaa 17-an nyaa! Dengan diadakannya peringatan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia tercinta ini semoga dapat menambah jiwa nasionalisme kita semua ya sobatt :D.

      Pada kesempatan kali ini, kegiatan BUN tak kalah seru dari yang sebelumnya lhooo! Kalau pada kegiatan sebelumnya kita membuat kertas daur ulang Bersama adik-adik binaan Sahabat Jendela Impian, kira-kira ada yang tau gak nih kali ini kakak-kakak dari BUN menyampaikan materi apa yaaaa? Yappp betul! Pada kegiatan kali ini materi yang dibawakan adalah tentang pentingnya menjaga kebersihan pada diri sendiri dan lingkungan. Selain itu, kita juga ada praktik membuat sabun bersama adik-adik TBM Kolong lhooo, dengan bahan utamanya minyak, soda api, dan akuades. Tentunya proses pembuatannya mudah bangettt! Sobat BUN bisa banget praktekkin di rumah nih! Wahhh emang ga berbahaya kak kalau pakai soda api? Nah, kalau kalian penasaran, yuk baca artikel ini sampai habis yaaa!


Baca Juga: Praktik Membuat Kertas Daur Ulang 


 
Pembukaan acara oleh kakak-kakak MC dari BUN (dok. Fathya)

         Eitsss, tapi sebelum kita belajar bagaimana cara membuat sabun, sobat BUN tau gak sih apa itu kebersihan? Untuk lebih jelasnya, jadi kebersihan itu adalah upaya manusia untuk memelihara diri dan lingkungan dari segala yang kotor dalam rangka mewujudkan dan melestarikan kehidupan yang sehat,bersih dan nyaman. Kebersihan juga merupakan keadaan yang bebas dari debu, sampah, dan bau. Nah, sekarang Sobat BUN sudah tau kan definisi dari kebersihan. Lalu, bagaimana ya cara untuk menjaga kebersihan agar terhindar dari sesuatu yang kotor, atau bahkan virus dan bakteri? Hmm, jadi untuk menjaga kebersihan dapat diawali dengan 2 cara nih, yaitu kebersihan dari dalam diri kita sendiri dan tentunya kebersihan lingkungan tempat kita tinggal. Kebersihan dari sendiri ini merupakan kebersihan yang sangat penting bagi tubuh kita agar senantiasa sehat. Contohnya yaitu kebersihan badan dengan mandi, mencuci tangan, menggosok gigi dan masih banyak lagi.


Baca Juga: Praktik Menanam Kangkung Dengan Wick System 


       Selain itu juga ada kebersihan dari lingkungan sekitar kita, Adapun hal-hal baik yang dilakukan untuk kebersihan sekitar seperti, membuang sampah pada tempatnya, menanam tanaman agar udara tetap segar dan bersih serta mengurangi polusi. Sobat BUN disini siapa yang suka ikut kegiatan kerja bakti di sekolah?? Nahh kegitan kerja bakti juga merupakan salah satu upaya dalam menjaga kebersihan lingkungan looohh sobat!


  
Pemaparan materi tentang kebersihan diri dan lingkungan (dok. Fathya)

       Sobat BUN, dalam menjaga kebersihan diri, diantara yaitu kita bisa melakukan kegian berikut, seperti mandi minimal 2 kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Kita harus mandi agar seluruh badan menjadi bersih, jika kita tidak mandi badan akan kotor dan sehingga akan menimbulkan penyakit gatal. Selanjutnya yaitu mencuci tangan, langkah untuk mencegah timbulnya penyakit dan penyebaran virus adalah mencuci tangan dengan benar akan dapat melawan penyebaran penyakit. Mencuci tangan lebih baik dengan menggunakan sabun karena akan menghilangkan kuman-kuman. Kemudian kita juga harus menggosok gigi minimal 2 kali sehari dan memotong kuku yang sudah panjang untuk menjaga kebersihan diri.

     Sedangkan kegiatan yang dapat dilakukan dalam menjaga lingkungan yaitu tentunya harus membuang sampah pada tempatnya, membersihkan selokan dari sampah-sampah, membuang air yang menggenang, jika tidak dilakukan maka akan menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk, sehingga akan menimbulkan penyakit, lalu bisa juga dengan melakukan daur ulang sampah dan dijadikan sesuatu yang bermanfaat seperti kegiatan yang beberapa waktu lalu dilakukan di SJI nih Sobat BUN, lalu bisa juga dengan melakukan penghijauan atau reboisasi.

      Dengan terwujudnya kebersihan diri dan lingkungan, kita dapat merasakan ada banyak sekali manfaat nih sobat, diantaranya yaitu membantu kita agar terhindar dari penyakit, iritasi dan gatal pada kulit yang di sebabkan oleh bakteri dan lingkungan yang tidak sehat, lingkungan sekitar menjadi lebih sejuk, nyaman, dan bebas dari polusi udara. Kemudian, kita merasa lebih tenang dalam menjalankan aktivitas sehari hari, serta lingkungan sekitar akan terlihat lebih indah karena bebas dari sampah dan bersih.

     Sobat BUN tau gak yaaa? Alat-alat apa saja sih yang bisa digunakan untuk membersihkan lingkungan? Pasti Sobat BUN sudah tau dongg yaaaa, karena alat-alat tersebut ada disekitar kalian lhoo! Yaaaaps betul sekali, contohnya ada sapu ijuk, sapu lidi, pel lantai, pengki, sikat WC, pemangkas rumput, dan tentunya tempat pembuangan sampah yang terdiri dari 5 warna nih teman-teman, yaitu warna hijau (sampah organik) yang terdiri dari daun, sisa makanan, dan ranting, kemudian warna kuning (sampah non organik) seperti plastik, kaca, dan kaleng. Sampah yang berwarna merah (sampah B3/bahan berbahaya dan beracun) diantaranya yaitu baterai dan alat medis. Warna biru untuk sampah non organik berbahan kertas, dan tempat sampah residu (berisi sampah selain 4 jenis warna diatas).


Proses menimbang bahan-bahan pembuatan sabun (dok. Fathya)

Sekarang kita lanjut ke proses pembuatan sabun yukk sobat! Adik-adik TBM Kolong excited banget nih sobat ketika melihat alat dan bahan sudah tertata rapi diatas meja. Nahh untuk alat dan bahan yang digunakan sangat mudah didapat loh, yaitu minyak kelapa, soda api, akuades, mixer, gelas ukur, spatula untuk mengaduk, sendok plastik, timbangan, baskom atau wadah, cetakan, sarung tangan dan masker untuk proteksi diri. Untuk cetakannya kita menggunakan dus bekas susu cair berukuran 1 liter sebagai upaya mengurangi sampah. Selalu ingat 3R yaa sobat! Reduce, Reuse, Recycle.

           Nahh tanpa berlama-lama lagi, kita langsung mulai aja yukk bikin sabunnya, yang akan dipandu oleh Kak Farah. Pertama-tama timbang akuades sebanyak 360 gram, kemudian tuangkan ke wadah bersih berbahan plastik, kaca atau stainless steel. Kemudian kita timbang soda api sebanyak 128 gram. Saat proses pembuatan sabun, pastikan sobat menggunakan sarung tangan, masker dan baju lengan panjang yaaa… karena soda api atau NaOH merupakan bahan kimia yang bersifat korosif, sehingga apabila terkena kulit dapat menyebabkan iritasi. Namun, apabila tidak sengaja terkena NaOH, sobat bisa langsung membersihkannya dengan cara dibilas dengan air mengalir sampai gejala yang timbul hilang. Ingat untuk selalu berhati-hati yaa sobat dalam penggunaan bahan kimia. Kemudian setelah ditimbang, soda api dimasukkan ke dalam akuades secara perlahan. Jangan sampai terbalik ya sobat, harus soda api yang dimasukan ke akuades, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kemudian akuades dan soda api diaduk perlahan.

Saat proses pengadukkan, soda api akan bereaksi dengan akuades sehingga mengeluarkan uap yang tidak baik untuk dihirup, usahakan proses pengadukan dilakukan di ruang terbuka ya sobat. Oiyaa, untuk proses pembuatan sabun jangan menggunakan alat yang terbuat dari besi, alumunium dan sejenisnya yaa, karena besi dan alumunium dapat bereaksi dengan soda api pada saat proses pembuatan. Pada saat akuades dan soda api bereaksi, akan terjadi peningkatan suhu. Adik-adik TBM Kolong juga terkejut karena wadah nya menjadi sangat panas, bahkan sendok plastik yang kita gunakan sampai bengkok looohh sobat. Wahh seperti sulap yaaa hahaaa…


 
Sesi kuis tentang materi kebersihan diri dan lingkungan (dok. Fathya)

Nahh karena campuran soda api dan akuades (lye solution) nya masih panas, sembari menunggu lye solution nya mencapai suhu ruang, adik-adik TBM Kolong bermain kuis terlebih dahulu nihhh sekalian menambah semangat, tentunya ada hadiah menarik. Kuisnya itu tentang materi yang sebelumnya sudah dipaparkan oleh kakak-kakak pengajar dari BUN, yaitu tentang kebersihan diri dan lingkungan. Tujuannya untuk membuktikan nih, kira-kira adik-adik TBM Kolong menyimak dan memahami dengan baik gak yaa materi yang sebelumnya sudah dijelaskan. Dan ternyata adik-adik TBM Kolong benar-benar super semangat nih Sobat BUN sampai maju kedepan untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh Kak Maul, dan bahkan ingin merebut mic nya karena mereka super excited untuk menjawab dan dapetin hadiahnya :D.


 
Proses pencampuran bahan dan menuang adonan sabun ke cetakan (dok. Fathya)

        Wahh setelah beberapa pertanyaan berhasil dijawab adik-adik TBM Kolong dengan benar, ternyataaa lye solution nya sudah mencapai suhu ruang nihhh sobat. Yeaaayyy saatnya mencampurkan lye solution ke dalam minyak kelapa. kalau sobat BUN ingin sabunnya wangi dan berwarna supaya cantik bisa ditambahkan fragrance oil atau essential oil dan pewarna mica yaaa, tentunya dengan takaran yang disesuaikan. Nahhh setelah dimasukkan saatnya kita mixer, sudah seperti mau membuat adonan kue sajaa yaa sobat hehee… tujuan penggunaan mixer adalah supaya bahannya dapat tercampur dengan sempurna. Kalau diaduk menggunakan tangan bisa nggak kak?? Tentu bisaa sobat. Namunnn, prosesnya sangat lama, bahkan bisa mencapai 2 jam atau lebih. Waduuhh lumayan tuhh buat olahraga heheheee… proses mixer dilakukan sampai adonan sabun nya meninggalkan jejak yaaa sobat. Setelah adonan tercampur rata, saatnyaa kita masukkan ke dalam cetakan. Kemudian tunggu sampai sabun mengeras, sekitar 1-2 hari. Kalau sudah mengeras tampilannya seperti apa yaaa?? Eittss penasarann yaaa? sabar dulu sobat! Nanti kita ketemu lagi yaa untuk lihat hasil akhirnya.


Baca Juga: Mengenal Makanan Sehat Dan Nutrisi Yang Seimbang 


 
Foto bersama kakak-kakak BUN dan adik-adik TBM Kolong (dok. Fathya)

Sayaang sekali nih Sobat BUN, kita sudah berada di penghujung acara dan berakhirlah kegiatan BUN pada hari Minggu itu, it was a very fun day! Bisa belajar banyak hal baru dan tentunya memperluas pengetahuan kita yaa Sobat BUN! Sebagai penutup, seperti biasa kita menari yang dipandu oleh kakak-kakak dari TBM Kolong dan tentunya panitia BUN juga ikut memandu nih. Setelah itu, adik-adik TBM Kolong satu persatu kembali ke rumah dengan perasaan yang senang tentunya. Nah Sobat BUN! Itulah rangkaian acara BUN pada tanggal 21 Agustus 2022 kemarin yang berlangsung dengan baik dan tentunya sangat seru dengan adik-adik dari TBM Kolong. Sobat BUN pasti penasaran kan, kira-kira kegiatan BUN minggu depan bakal ngapain aja yaa?!? Stay tuned terus yaaa Sobat BUN dan tungguin artikel selanjutnya yang ga kalah seru pastinyaa! Stay healty and always take care of our earth! Seperti membuang sampah harus pada tempatnya ya, Sobat BUN! Cause small thing make a big things! Kalau sobat ada pertanyaan terkait pembuatan sabun bisa ditanyakan lewat kolom komentar yaaa… Sampai Jumpa di kegiatan BUN berikutnya!! Salam Lestari!

 

Penulis:

Nada Salia

Praktik Membuat Kertas Daur Ulang

Praktik Membuat Kertas Daur Ulang

 
Percobaan mencetak bubur kertas (dok. Nurhaliza)

       Haii, Sobat BUN! Wahhh senang rasanya bisa berjumpa kembali! Sobat BUN gimana kabarnyaa? Semoga sehat dan bahagia selalu yaaaa... Setelah dua minggu tidak bertemu dengan adik-adik SJI, akhirnya kita kembali bertemu lagi dengan mereka tepatnya pada tanggal 7 Agustus 2022, yeayyy!! Seperti biasa kegiatan BUN ini dilaksanakan pada hari Minggu dengan materi baru yang tak kalah seruuu. Kali ini, adik-adik SJI mempelajari tentang sampah dan lingkungan serta mempraktikkan bagaimana cara membuat kertas daur ulang lhoooooo. Hah? Memangnya kertas bisa di daur ulang kak?? Bisa doongg! Mau tau gimana cara buatnya? Yukk, langsung aja kita simak ceritanya!


Pembukaan dan doa bersama (dok. Nurhaliza)

Supaya pembelajaran hari ini berjalan dengan baik, maka kegiatan diawali dengan berdoa bersama yang dipimpin oleh Kak Maul dan Kak Suci yang bertugas sebagai MC. Setelah itu, Sobat BUN pasti sudah tahu kan selanjutnya apa? Yap, betuull! Pembagian kelompok! Kami membagi adik-adik SJI menjadi 3 kelompok dan masing-masing kelompok tersebut didampingi oleh satu sampai dua kakak pengajar. Ada beberapa sub-materi yang dipelajari oleh adik-adik SJI, diantaranya yaitu: pengertian sampah, jenis-jenis sampah, dampak buruk sampah, cara mengatasi sampah di lingkungan sekitar, dan manfaat mendaur ulang sampah. Kemudian sesi yang paling ditunggu-tunggu yaitu adik-adik SJI mempraktikan bagaimana cara membuat kertas daur ulang. Wahh adik-adik semangat banget nih kalau diajak praktik.


Baca Juga: Belajar Tahap Pertumbuhan Hewan Bersama BUN


 


 

Pengenalan jenis sampah dan dampaknya (dok. Nurhaliza)

Seperti yang kita tahu, sampah merupakan benda yang dibuang karena sudah tidak digunakan lagi oleh makhluk hidup. Lalu, apakah sampah ada jenisnya juga? Yap, ada. Berdasarkan sifatnya, sampah dibagi menjadi dua, yaitu sampah organik dan sampah anorganik. Sampah organik adalah sampah yang mudah terurai, sedangkan sampah anorganik adalah sampah yang sukar terurai. Contoh dari sampah organik tuh apa aja yaa?? Sampah organik, seperti kulit jeruk, buah/sayuran yang busuk dan ranting pohon, serta daun kering. Oh, ya! Kulit jeruk dan buah/sayuran yang busuk itu termasuk sampah organik basah ya, sedangkan ranting pohon dan daun kering termasuk sampah organik kering. Selanjutnya, sampah anorganik yaitu sampah yang berasal dari bahan plastik, kertas, logam, kaca, dan keramik. Contohnya, botol plastik dan tas plastik. Selain berdasarkan sifatnya, ada juga sampah berdasarkan wujudnya yang dibagi menjadi tiga, yaitu sampah berwujud padat, sampah berwujud cair, dan sampah berwujud gas. Terus Sobat BUN tau nggak sih dampak buruk dari sampah? Apa?? Menyebabkan banjir? Yappp, bener bangett! Sampah bisa menyebabkan banjir apabila kita membuangnya sembarangan. Selain itu, sampah juga bisa menyebabkan tanah longsor, lho. Wahh seram yaa… Jadi, Sobat BUN nggak boleh buang sampah sembarangan yaa!


Baca Juga: Praktik Menanam Kangkung dengan Wick System


Selain dampak bagi lingkungan, sampah juga punya dampak bagi kesehatan loohh… apa aja sih?? Dampak buruk sampah bagi Kesehatan yang sering kita jumpai yaitu dapat menyebabkan penyakit diare. Dalam mengatasi masalah sampah, kita bisa memulai dari kita sendiri. Bisa dimulai dengan membawa botol minum sendiri ketika berpergian dan membawa tas belanja yang tidak terbuat dari plastik. Jadi, jangan membeli air botol plastik ataupun menggunakan tas belanja yang terbuat dari plastik ya! Oh ya, karena sudah dijelaskan mengenai sampah organik dan anorganik, kita sudah bisa nih memisahkan dua sampah tersebut. Setelah itu, baru deh kita bisa mengolahnya. Ada banyak manfaat apabila kita bisa mendaur ulang sampah dengan baik, di antaranya lingkungan menjadi bersih dan nyaman, berkurangnya sampah di TPA, dapat menghasilkan uang, serta masih banyak lagi lohh sobat!! Setelah penyampaian materi, adik-adik SJI bermain tebak gambar… mereka diminta menebak gambar sampah tersebut termasuk jenis sampah organik atau anorganik.



 
Proses membuat kertas daur ulang (dok. Nurhaliza)

Setelah penyampaian materi mengenai sampah dan lingkungan usai, kita lanjut ke praktik membuat kertas daur ulang bersama adik-adik SJI nih, Sobat BUN. Gimana sih cara buatnya? Susah atau enggak ya? Tenang aja! Cara buatnya mudah banget kok! Langkah pertama adalah mengisi air di baskom, lalu masukkan kertas bekas yang tidak terpakai yang tentunya sudah dipotong menjadi bagian kecil-kecil. Tujuan kertas dipotong menjadi lebih kecil supaya kertas lebih cepat menyerap air sehingga mempersingkat waktu penghancuran kertas menjadi bubur. Setelah kertas terkumpul banyak di dalam baskom tersebut, sambil tunggu waktu perendaman sekitar 5-10 menit, kertas dapat diremas sampai hancur. Kemudian siapkan blender, lalu masukkan kertas yang hancur ke dalam blender agar menjadi bubur kertas. Jangan lupa untuk menambahkan air ke dalam blender sampai densitas airnya setara dengan kertas. Apabila sobat BUN ingin membuat kertas nya tampak lebih cantik dan menarik, sobat dapat menambahkan pewarna makanan pada tahap memblender ini. Setelah itu, pindahkan bubur kertas ke baskom dan tambahkan air secukupnya, kira-kira dengan perbandingan air : kertas, sebanyak 3 : 1. Siapkan cetakan kertas daur ulang, lalu masukkan ke dalam baskom yang berisi bubur kertas. Ingat ya! Cetakannya harus dipegang erat-erat. Angkat cetakan kertas daur ulang tunggu sampai airnya tiris, lalu letakkan cetakan secara terbalik di atas kain atau plastik. Setelah itu, hilangkan sisa air yang ada di belakang cetakan dengan menggunakan spons atau kain lap, sampai bubur kertas menjadi padat dan dapat dilepaskan dari cetakan. Setelah lepas dari cetakan, jemur kertas daur ulang sampai kering dibawah sinar matahari. Kemudian, lepaskan kertas daur ulang yang sudah kering dari kain/plastik secara hati-hati. Dan, voilaa! Kertas daur ulang sudah jadi dan siap untuk digunakan, yeayyy!!

Gimana, Sobat BUN? Cara buatnya mudah, kan? Adik-adik SJI saja sudah buat lho, masa kalian enggak? Selama praktik membuat kertas daur ulang juga mereka terlihat sangat antusias. Terlebih lagi saat mereka berusaha keras untuk menghilangkan air yang terkandung dalam bubur kertas nya. Oiyaa, untuk cetakan kertas daur ulang nya dapat sobat buat sendiri yaaa.. Caranya mudah kok, cukup menggunakan frame kayu atau frame kanvas lukis, kemudian lapisi dengan menggunakan kain yang berpori lumayan besar supaya air lebih cepat tiris. Dan siapkan juga frame tanpa kain sebagai cetakan di bagian atasnya. Atau apabila Sobat BUN punya screen sablon di rumah, kalian juga bisa menggunakannya sebagai cetakan lohhh... Wahhh alat bahan yang digunakan sederhana bangett kan!! Jadi, jangan ragu untuk mencoba membuat kertas daur ulang di rumah ya, Sobat BUN!


Baca Juga: Mengenal dan Mempelajari Hewan Disekitar Kita

 

 

Bermain games dan kuis (dok. Nurhaliza)

Eitss, siapa bilang kegiatan BUN sudah selesai? Tentu belum dong! Seperti biasanya diakhir kegiatan ada sesi games dan kuis berhadiah dongg Games kali ini yaitu permainan kotak pos. Sobat BUN masih ingat gak cara main kotak pos? permainan masa kecil satu ini memang paling berkesan yaaa buat kita semua. Nahh apabila nyanyian berhenti maka yang kena harus menjawab pertanyaan mengenai materi yang sudah dipelajari. Jika bisa menjawab pertanyaan dengan benar maka akan mendapat hadiah sebagai apresiasi. Selama games dan kuis, perasaan adik-adik SJI berdebar-debar nihh, karenaa takut kebagian giliran menjawab pertanyaan hahahaa... Tapi meskipun takut, games kali ini diselimuti dengan canda tawa yang membuat kita semua semangat lagi.

Hufftt lagi-lagi waktu harus memisahkan pertemuan kita kali ini.. Karena sudah menunjukkan pukul 11.45 kegiatan BUN diakhiri dengan penutupan dengan berdoa bersama. Seru banget kann kegiatan praktik bersama adik-adik SJI kemarin... Kira-kira kegiatan BUN selanjutnya kita mau ngapain yaa?? tunggu artikel selanjutnya ya, Sobat BUN! Jangan lupa untuk tetap menjaga kesehatan yaa sobat! Salam lestari! Sampai jumpa lagi!

 

Penulis:

Ira Permatasari